TIMES BANTUL, BANTUL – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bantul, Yohanes Hendra, menyampaikan bahwa tingkat okupansi hotel selama libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) secara umum telah mencapai target yang ditetapkan.
Yohanes menjelaskan, kunjungan hotel pada 24 hingga 27 Desember 2025 tercatat cukup baik. Namun, pada 28, 29, dan 30 Desember terjadi penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Memasuki 31 Desember 2025, tingkat hunian kembali mengalami sedikit kenaikan.
“Secara keseluruhan bisa dikatakan sesuai target dan tercapai. Saya memang tidak memasang target tinggi, hanya di kisaran 70 persen,” ujar Yohanes, dihubungi Times Indonesia, Kamis (1/1/2026).
Menurutnya, capaian tersebut sudah cukup baik jika melihat kondisi perekonomian yang sejak awal tahun masih belum sepenuhnya pulih.
Selain itu, munculnya isu-isu kebencanaan turut memengaruhi minat masyarakat untuk berlibur. Faktor lain yang berpengaruh adalah jarak waktu yang berdekatan dengan libur Hari Raya Idulfitri, sehingga sebagian wisatawan memilih menunda liburan.
“Baik atau buruk hasil yang kami dapat tentu tetap disyukuri. Kami sangat bersyukur karena di akhir tahun 2025 ini okupansi hotel bisa sedikit mendongkrak pendapatan teman-teman pelaku usaha perhotelan,” katanya. (*)
| Pewarta | : Soni Haryono |
| Editor | : Ronny Wicaksono |