Usia Paruh Baya Capai 48 Persen, Peserta CKG Bantul Capai 222.351 Orang
Ilustrasi CKG

Usia Paruh Baya Capai 48 Persen, Peserta CKG Bantul Capai 222.351 Orang

Program CKG diharapkan dapat mendorong masyarakat melakukan deteksi dini sehingga kondisi kesehatan dapat diketahui dan ditangani lebih awal.

TIMES Bantul,Senin 7 September 2026, 15:36 WIB
238
S
Soni Haryono

JOGJAProgram Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Bantul tahun 2026 telah diikuti 222.351 warga.

Data tersebut berdasarkan sistem ASIK dengan cutoff 28 Agustus 2026 pukul 16.59 WIB dan diambil pada 29 Agustus 2026 pukul 12.42 WIB.

Kepala Seksi Pemberdayaan, Promosi dan Tata Kelola Kesehatan Masyarakat di Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Subarda menjelaskan dari total 982.327 penduduk Kabupaten Bantul, sebanyak 451.885 orang menjadi sasaran program CKG.

Sementara itu, jumlah pendaftar mencapai 244.152 orang, dengan 222.351 orang tercatat telah hadir mengikuti pemeriksaan kesehatan.

"Berdasarkan kelompok usia, peserta CKG berasal dari berbagai kelompok umur. Salah satu kelompok dengan jumlah peserta cukup besar adalah masyarakat usia paruh baya, yakni 40–59 tahun, yang mencapai sekitar 48 persen," beber Subarda, Senin (7/9/2026).

Selain kelompok paruh baya, peserta juga terdiri atas lansia berusia 60 tahun ke atas sebanyak 48.393 orang, dewasa usia 30–39 tahun sebanyak 21.055 orang, dewasa 18–29 tahun sebanyak 23.197 orang, serta kelompok usia sekolah dan anak-anak.

Cakupan kunjungan CKG di puskesmas wilayah Kabupaten Bantul juga menunjukkan capaian yang beragam.

Sejumlah puskesmas mencatat persentase kunjungan lebih dari 60 persen, sementara beberapa puskesmas lainnya masih berada di bawah angka tersebut.

Subarda mengatakan tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan program CKG telah menjangkau berbagai kelompok usia.

Pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan dapat mendorong masyarakat melakukan deteksi dini sehingga kondisi kesehatan dapat diketahui dan ditangani lebih awal. 

"Kami harap masyarakat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis ini sebagai upaya deteksi dini, sehingga jika ditemukan masalah kesehatan dapat segera ditindaklanjuti.” tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Soni Haryono
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bantul, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.